Gejala Rumah Tangga yang Mulai Layu Hambar

Berbicara mengenai hubungan suami istri tentunya tidak jauh dari sebuah pernikahan yang berkaitan dengan hubungan seks. Pasalnya melalui hubungan seks, pasutri yang sudah menikah tentunya menginginkan momongan sekaligus menyalurkan hasrat seksual yang tidak bisa dilampiaskan selama belum menikah.

Karena itu di dalam membangun keluarga, hubungan seks di ranjang yang berkualitas tentunya menjadi faktor pondasi utama yang wajib dipelihara supaya kehangatan dalam rumah tangga tetap mesra dan intim.

Hubungan intim memang menyenangkan, karena dalam ritual tersebut terjadi koneksi fisik dan emosional kedua insan yang saling mencintai dan diakhirin dengan kepuasan batin yang ditandai melalui orgasme sebagai titik puncak kenikmatan dalam bercinta.

Apalagi jika seorang suami menggunakan produk Foredi yang sangat bermanfaat untuk menambah durasi berhubungan intim. Tentunya baik suami maupun istri akan mendapatkan kualitas orgasme yang maksimal karena dengan Foredi gel sang suami mampu melakukan penetrasi lebih lama. Adapun mengenai gel herbal ini bisa ditilik selengkapnya di halaman review produk Foredi Gel.

Namun biasanya seiring waktu usia pernikahan berjalan, terdapat gejala-gejala yang mengindikasikan hubungan terasa hambar dan mulai layu. Jika tidak segera diantisipasi bersama oleh kedua belah pihak baik suami maupun istri bisa menjadikan masalah serius ke depannya.

Berikut ini beberapa hal yang perlu diwaspadai terkait hubungan pernikahan yang mulai dingin..

Ciri-Ciri Hubungan Suami Istri yang Hambar

Hanya teman sekamar

Hidup bersama setelah beberapa tahun tentunya membuat Anda sudah mengetahui satu sama lain termasuk kebiasaan buruk dan baik yang dilakukan oleh pasangan, sehingga terkadang tercipta rasa bosan karena sudah terlalu biasa mengetahui hal yang sama, hingga akhirnya menganggap pasangan hanya sebatas teman sekamar semata.

Jangan biarkan perasaan tersebut terus bergelayut dalam pikiran Anda, sebaiknya segera melakukan hal-hal menyenangkan diluar kebiasaan yang sering dilalui, seperti jalan-jalan ke tempat romantis dengan pasangan supaya bisa menyegarkan kembali suasana rumah tangga.

Canggung saat membicarakan seks

Melakukan komunikasi yang intens dengan pasangan adalah hal yang sangat penting untuk menjaga momentum romantisme dalam rumah tangga. Termasuk ketika membicarakan seks saat berdua, jika terdapat canggung atau hambar saja tanpa berlanjut ke sesi yang panas di ranjang maka bisa jadi hubungan Anda berdua sedang dalam kehambaran dan itu bukan pertanda yang baik.

Semua perhatian hanya untuk anak

Seingkali setelah mendapatkan momongan otomatis perhatian mulai terbagi dan cenderung lebih banyak kepada anak. Hal tersebut wajar adanya, mengingat si kecil juga perlu mendapatkan perawatan dan kasih sayang yang ekstra di masa tumbuh kembangnya.

Namun juga bukan berarti harus mengesampingkan pasangan hidup Anda yang nantinya bakal setia menemani Anda di saat anak-anak waktunya meninggalkan Anda berdua. Oleh sebab itu perlu dibuat keseimbangan antara memperhatikan pasangan dengan tumbuh kembang anak.

Dengan berkomunikasi yang baik tentunya hal ini bisa dilalui dengan sempurna.

Berhenti saling menggoda nakal

Salah satu indikasi gejala rumah tangga yang mulai hambar adalah selama di ranjang berdua cenderung membicarakan masalah pekerjaan atau hal lain diluar saling menggoda nakal dan menyampaikan keinginan untuk menikmati persetubuhan bersama pasangan.

Memang tidak semua malam yang dilewatkan harus diakhiri dengan bercinta. Namun apabila hari-hari yang dilewatkan seperti itu maka bisa dipastikan kehidupan rumah tangga Anda berdua sedang mengalami fase kebosanan. Berhati-hatilah!

Saling mencela ketika bercinta

Idealnya selama bercinta kedua pasangan haruslah saling memuji satu sama lain mengenai kehebatan di atas ranjang. Namun bila yang terjadi sebaliknya tentu saja itu merupakan gejala parah suatu keretakan rumah tangga. Alih-alih ingin mendapatkan kepuasan malah menambah rasa dongkol di hati yang bisa menjadi “bom waktu” yang siap meledak kapan saja memporakporandakan rumah tangga keluarga,.

Untuk menjaga perasaan pasangan, sebaiknya suami istri saling menerima kekurangan satu sama lain dan memberikan masukan positif yag disampaikan dengan cara yang tepat supaya terjadi komunikasi yang baik. Betul, intinya adalah komunikasi!

Jarang saling menyentuh

Tahukah Anda? Melalui sentuhan baik itu berupa pegangan tangan, pelukan atau bahkan ciuman akan membuat pasangan merasa betapa Anda mencintainya. Lantas kalau saling menyentuh satu sama lain saja sudah tidak pernah bagaimana bisa menyatakan ungkapan kasih sayang supaya kehangatan intim rumah tangga berjalan baik?

Itulah tadi beberapa gejala rumah tangga yang mulai hambar, jika Anda mengalami salah satu atau bahkan semua dari hal tersebut hendaknya segeralah memperbaiki dulu hubungan bersama pasangan tercinta Anda. Jangan biarkan berlarut, karena rumah tangga yang bahagia selamanya adalah hal yang sangat perlu dirawat dan disyukuri.